BERITA

Karawang Targetkan Produksi 1,4 Juta Ton Gabah di 2026, Andalkan Perluasan Lahan Tanam Guna Perkuat Ketahanan Pangan

Redaksi - Wawan Helyawan
11 Apr 2026 2 Menit Baca
Foto: Istimewa

Seputarkarawang.com - Karawang, Pemerintah Kabupaten Karawang kembali menunjukkan taringnya sebagai lumbung padi nasional dengan menetapkan target produksi gabah kering giling (GKG) yang ambisius pada tahun 2026. Melalui Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP), Pemkab Karawang mematok angka produksi sebesar 1.418.000 ton. Target ini merupakan peningkatan strategis dari capaian tahun sebelumnya yang berhasil menyentuh angka 1.414.038 ton gabah kering.

ADVERTISEMENT

Kepala Bidang Sarana Pertanian DKPP Karawang, Mahmud, mengungkapkan bahwa penetapan angka tersebut sangat realistis mengingat tren positif sektor pertanian di wilayah ini. Meskipun tantangan iklim dan operasional selalu ada, pihaknya optimistis angka tersebut dapat melampaui ekspektasi seperti tahun-tahun sebelumnya. "Target 2026 ini menjadi tantangan sekaligus motivasi besar bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja sektor pertanian di Karawang," ujar Mahmud pada Sabtu (11/4/2026).

ADVERTISEMENT

Salah satu strategi utama untuk mencapai target tersebut adalah melalui percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) di berbagai titik potensial di sekitar Karawang. Hingga April 2026, tercatat sudah sekitar 18 ribu hektar lahan LTT yang berhasil digarap. Pemerintah daerah berencana untuk terus menggencarkan perluasan area tanam ini guna memastikan ketersediaan lahan produktif tetap terjaga di tengah pesatnya pembangunan industri di wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

Mahmud menjelaskan bahwa perluasan LTT memiliki peran vital dalam mendongkrak total produksi gabah kering secara signifikan. Dengan estimasi produktivitas rata-rata 5 hingga 8 ton gabah kering per hektar, penambahan luas lahan akan memberikan kontribusi besar pada hasil panen raya nantinya. Fokus pemerintah saat ini adalah memastikan setiap jengkal lahan LTT dapat dikelola secara optimal oleh para petani lokal agar hasilnya sesuai dengan standar nasional.

ADVERTISEMENT

Selain perluasan lahan, DKPP Karawang juga memberikan dukungan penuh melalui penguatan infrastruktur pertanian dan penyediaan sarana prasarana yang memadai. Program pendampingan petani pun diperketat guna memastikan distribusi pupuk, bibit unggul, dan teknologi pengairan berjalan lancar. Keberhasilan melampaui target tahun 2025 menjadi modal kepercayaan diri bagi jajaran dinas untuk kembali mencetak prestasi di sektor swasembada pangan tahun ini.

ADVERTISEMENT

Capaian tahun 2025 yang berhasil menembus 1.414.038 ton dari target awal 1.411.000 ton membuktikan bahwa sinergi antara kebijakan pemerintah dan kerja keras petani Karawang membuahkan hasil manis. Dengan manajemen pertanian yang lebih modern dan terintegrasi, Kabupaten Karawang berkomitmen untuk terus menjaga statusnya sebagai penyokong utama kebutuhan beras bagi masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Berikan pendapat Anda!

ADVERTISEMENT
Tulis Komentar