Seputarkarawang.com - Karawang, Karawang — Upaya mendorong lahirnya petani milenial terus dilakukan melalui sinergi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat. Hal tersebut terlihat dalam kunjungan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Karawang ke Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar Bodas II yang bersekretariat di Perumahan Citra Kebun Mas Blok L6 Nomor 14, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, pada Jumat (8/5/2026).
Dalam kunjungan tersebut, hadir Ibu Diah selaku Katim Kelembagaan yang memberikan penjelasan terkait prosedur dan regulasi kelembagaan tani. Beliau menyampaikan bahwa untuk dapat terverifikasi serta mengikuti program-program dari Dinas Pertanian, kelompok tani maupun kelembagaan pertanian lainnya wajib terdaftar dalam sistem kelembagaan pertanian Simluhtan.
Selain itu, beliau juga mengapresiasi perkembangan KWT Mawar Bodas II yang dinilai aktif dan kreatif dalam mengembangkan produk olahan hasil pertanian. Beberapa produk yang telah dihasilkan di antaranya berbagai jenis makanan dan minuman berbahan dasar bunga rosella.
“Pertanian sebenarnya memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi. Tinggal bagaimana kualitas dan konsistensi para pelaku tani dalam menjaga produksi agar tetap stabil,” ujar Ibu Diah dalam penyampaiannya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bu Lia selaku Katim Hortikultura yang turut menjelaskan berbagai potensi pertanian hortikultura di Kabupaten Karawang. Menurutnya, hortikultura memiliki banyak jenis budidaya, baik yang dilakukan di lahan terbuka maupun menggunakan sistem greenhouse.
Ia juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Karawang telah memiliki pemetaan zona pertanian berdasarkan kondisi iklim dan karakter wilayah. Untuk daerah seperti Pangkalan, Tegalwaru, dan Loji dinilai lebih cocok untuk komoditas perkebunan seperti kopi dan durian. Sementara wilayah Majalaya masuk dalam kategori zona menengah yang cocok untuk budidaya tanaman seperti timun, cabai, terong, dan berbagai tanaman hortikultura lainnya.
Kegiatan silaturahmi tersebut juga dihadiri oleh PPL Desa Bengle, para petani milenial, anggota komunitas UMKM Karawang Entrepreneur Sejahtera (KERSA), perwakilan dari Akademi Toyota Indonesia, mahasiswa Fakultas Pertanian Jurusan Agroteknologi, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, para peserta berharap agar generasi muda, khususnya di wilayah Majalaya dan Karawang pada umumnya, semakin tertarik untuk terjun ke sektor pertanian, peternakan, dan budidaya. Bidang tersebut dinilai memiliki potensi ekonomi yang besar dan menjadi salah satu sektor penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Pihak Dinas Pertanian juga membuka ruang komunikasi dan silaturahmi bagi masyarakat maupun komunitas yang ingin berkonsultasi terkait program dan pengembangan pertanian.
“Jika ingin berdiskusi lebih lanjut terkait kelembagaan maupun program pertanian, silakan bersilaturahmi ke kantor dinas kami di Pemda II,” ujar Ibu Diah.
Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara masyarakat, komunitas, dan pemerintah dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Karawang maupun pemerintah pusat.
“Petani Milenial Go Sukses!” menjadi semangat bersama dalam membangun pertanian modern, produktif, dan berkelanjutan di Kabupaten Karawang.