EKONOMI

SMK Pertanian dan Kelompok Tani KERSA Jalin Kolaborasi Cetak Petani Milenial dan Wirausaha Pertanian Masa Depan

Redaksi - Moch Agung Nurjayadi
10 Jul 2026 3 Menit Baca
Foto: Istimewa

Seputarkarawang.com - Karawang, Karawang, Jawa Barat – Upaya mencetak generasi petani muda yang inovatif dan berjiwa wirausaha terus dilakukan melalui kolaborasi antara dunia pendidikan dan pelaku usaha. Kelompok Tani KERSA yang berada di bawah naungan Yayasan Karawang Entrepreneur Sejahtera (KERSA) menjalin sinergi dengan SMK Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA), serta para pelaku UMKM untuk membangun ekosistem pertanian modern yang berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam menghubungkan dunia akademik dengan dunia usaha, sehingga para siswa dan mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teori, tetapi juga pengalaman praktik dan wawasan kewirausahaan di sektor pertanian.

ADVERTISEMENT

Ketua Komunitas UMKM KERSA, Muhammad Nur Miroji (AW), menjelaskan bahwa pembentukan Kelompok Tani KERSA merupakan bagian dari upaya membangun wadah pembelajaran sekaligus pengembangan usaha bagi generasi muda yang tertarik pada sektor pertanian.

ADVERTISEMENT
Foto: Istimewa

"Pertanian saat ini tidak bisa lagi dipandang sebagai pekerjaan tradisional semata. Pertanian adalah sektor strategis yang memiliki potensi ekonomi besar apabila dikelola secara profesional, modern, dan berbasis kewirausahaan. Karena itu, kami ingin menghadirkan ruang belajar dan praktik bagi para calon petani muda melalui Kelompok Tani KERSA dan Rumah Tani KERSA," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Sebagai bentuk keseriusan program tersebut, pada Jumat (10/7/2026), Kelompok Tani KERSA menerima kunjungan 10 siswa SMK Pertanian yang akan mengikuti kegiatan pembelajaran dan praktik lapangan. Para siswa didampingi langsung oleh Kepala Sekolah, Sepgiono, S.Pd., M.M., bersama guru pendamping Yati Haryati, S.Pd., dan Lestari Hasimpulan Sianipar, S.Pd.Gr.

ADVERTISEMENT

Kegiatan berlangsung di Rumah Tani KERSA yang berlokasi di Perumahan CKM Blok X14, Gang Venus 63, Karawang, yang saat ini dikembangkan sebagai pusat edukasi pertanian, hortikultura, urban farming, dan kewirausahaan berbasis pertanian.

ADVERTISEMENT

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMK Pertanian menyampaikan bahwa Kabupaten Karawang memiliki posisi penting sebagai salah satu lumbung pangan nasional dan sentra pertanian unggulan di Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

"Karawang memiliki potensi pertanian yang luar biasa. Hal ini terlihat dari kontribusinya terhadap produksi pangan nasional. Jika dikelola dengan inovasi, teknologi, dan semangat kewirausahaan, sektor pertanian dapat menjadi sumber ekonomi yang sangat menjanjikan bagi generasi muda," katanya.

ADVERTISEMENT

Ia berharap para siswa dapat memperoleh pengalaman langsung di lapangan serta menumbuhkan semangat untuk menjadi petani modern dan pelaku usaha pertanian yang mampu bersaing di masa depan.

AW menambahkan bahwa jaringan UMKM KERSA yang tersebar di berbagai wilayah Karawang dapat menjadi bagian dari rantai pemasaran hasil pertanian yang dihasilkan oleh anggota kelompok tani maupun para peserta magang.

"Kami memiliki ratusan anggota UMKM yang dapat menjadi pasar bagi produk pertanian yang dihasilkan. Harapannya, para siswa tidak hanya belajar menanam, tetapi juga memahami bagaimana mengelola hasil panen menjadi peluang usaha yang bernilai ekonomi," jelasnya.

Selain fokus pada pengembangan hortikultura, Kelompok Tani KERSA juga menargetkan lahirnya petani milenial yang mampu memanfaatkan teknologi, membangun jejaring pemasaran, dan mengembangkan usaha pertanian secara mandiri.

Dalam waktu dekat, tepatnya pada Ahad, 12 Juli 2026, Kelompok Tani KERSA dijadwalkan akan diresmikan oleh Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Jawa Barat VII, Jalal Abdul Nasir. Peresmian tersebut diharapkan menjadi momentum awal penguatan gerakan petani milenial di Karawang serta mendorong lahirnya pusat-pusat edukasi pertanian berbasis masyarakat.

Melalui kolaborasi antara sekolah, perguruan tinggi, komunitas usaha, dan kelompok tani, KERSA optimistis dapat menghadirkan model pemberdayaan pertanian yang tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga pada penciptaan lapangan kerja, pengembangan kewirausahaan, dan regenerasi petani Indonesia.

Di tengah tantangan regenerasi petani yang menjadi perhatian nasional, kehadiran Kelompok Tani KERSA diharapkan menjadi contoh bagaimana sinergi pendidikan dan dunia usaha dapat melahirkan generasi petani muda yang produktif, mandiri, serta mampu menjawab kebutuhan pangan dan ekonomi masa depan Indonesia.

"Pertanian Bukan Sekadar Bertani, Tetapi Membangun Masa Depan dan Menciptakan Peluang Usaha."

Komentar (0)

Belum ada komentar. Berikan pendapat Anda!

ADVERTISEMENT
Tulis Komentar