BERITA

Banjir Rendam Karangligar Karawang, Lansia Dievakuasi Pakai Perahu Karet

Redaksi - Febry Ramadhan
06 May 2026 2 Menit Baca
Foto: Istimewa

Seputarkarawang.com - Karawang, Banjir kembali merendam wilayah Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, pada Selasa (5/5/2026). Sejumlah warga terpaksa dievakuasi oleh tim gabungan, termasuk seorang lansia bernama Kimah (65) yang harus meninggalkan rumahnya akibat tingginya genangan air. Proses evakuasi tersebut berlangsung dramatis menggunakan perahu karet dari Kampung Pengasinan.

ADVERTISEMENT

Kimah dievakuasi dengan membawa barang seadanya. Ia memilih untuk mengungsi ke rumah kerabatnya yang berada di lokasi yang lebih aman. Berdasarkan penuturannya, air mulai masuk ke dalam rumahnya sekitar pukul 12.00 WIB dan terus mengalami kenaikan hingga mencapai lebih dari satu meter.

ADVERTISEMENT

Di tengah kelelahannya, Kimah mengungkapkan bahwa banjir kali ini bukanlah yang pertama kalinya melanda tempat tinggalnya. Setidaknya wilayah tersebut telah terendam banjir sebanyak lima kali, bahkan kejadian kali ini cukup mengejutkan karena berlangsung di tengah musim kemarau.

ADVERTISEMENT

Tak hanya merendam pemukiman warga, bencana banjir ini juga mengakibatkan kerusakan pada sektor pertanian. Lahan sawah milik Kimah yang baru saja ditanami padi terendam dan mengalami kerusakan. Ia mengaku belum dapat menaksir kerugian yang dialaminya secara pasti.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, petugas Satgas BPBD Karawang, Kaming, menyebutkan bahwa banjir telah merendam sekitar tujuh RT di Desa Karangligar. Air mulai memasuki pemukiman sejak dini hari sekitar pukul 02.00 WIB dan terus meningkat hingga pagi hari.

ADVERTISEMENT

Kaming menambahkan bahwa ketinggian air di titik terdalam wilayah Pengasinan mencapai sekitar dua meter. Menurutnya, bencana ini dipicu oleh tingginya curah hujan di wilayah Karawang serta di daerah hulu Sungai Cibeet dan Citarum yang mengakibatkan sungai meluap.

ADVERTISEMENT

Kondisi tersebut diperparah oleh tingginya muka air Sungai Citarum yang memicu aliran balik (back water) dari Cidawolong. Hal ini menyebabkan genangan air di Desa Karangligar menjadi lebih lambat untuk surut dan memperluas area terdampak.

ADVERTISEMENT

Hingga saat ini, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, Tagana, dan relawan masih bersiaga melakukan penyisiran. Tim berupaya mengevakuasi warga yang masih memilih untuk bertahan, dengan mengarahkan mereka ke Kantor Desa Karangligar, masjid, maupun gedung PAUD setempat.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Berikan pendapat Anda!

ADVERTISEMENT
Tulis Komentar