Seputarkarawang.com - Karawang, Organisasi Santri Karawang Barokah Kolot (Sakar Bako) sukses menggelar agenda besar bertajuk Ziarah Akbar Masyaikh Kabupaten Karawang pada hari ini. Dipimpin langsung oleh Ketua Umum Sakar Bako, Mukarom, acara ini mempertemukan berbagai elemen santri dan masyarakat dalam satu barisan untuk menghormati para ulama sepuh.
​Kegiatan dimulai dengan berkumpulnya massa di Lapangan Tugu Proklamasi Rengasdengklok. Pemilihan lokasi ini menegaskan semangat santri dalam menjaga warisan sejarah dan nilai-nilai perjuangan. Sejak pagi hari, suasana kekeluargaan tampak kental saat para peserta saling berbaur sebelum memulai perjalanan religi.
​Napak Tilas 5 Makam Keramat di Karawang
​Rombongan yang dipimpin oleh Mukarom melakukan safari ziarah secara estafet ke lima titik makam ulama dan waliyullah besar di Karawang, yakni:
​Makam Mama Obay (Kampung Sawah)
​Makam KH Husein (Sukawijaya)
​Makam KH Ahmad Busyaeri (Rawamerta)
​Makam Syekh Quro (Lemahabang/Pulobata)
​Makam Syekh Abdurrahman (Alun-alun Karawang)
​Rangkaian rute ini merupakan bentuk penghormatan mendalam terhadap jasa para Masyaikh yang menjadi pilar keagamaan di Kabupaten Karawang.
​Acara ini tidak hanya menjadi agenda internal Sakar Bako, tetapi juga dihadiri oleh tokoh terpandang dan mubaligh kenamaan, Wan Loreng. Kehadiran sosok beliau memberikan daya tarik tersendiri bagi para peserta yang hadir.
​Tak hanya itu, dukungan mengalir dari berbagai Pondok Pesantren besar di Karawang, di antaranya:
​Ponpes Roudhotul Jannah
​Ponpes Baitul Burhan
​Ponpes Annur
​Ponpes Gunung Qur'an
​Partisipasi juga datang dari santri luar daerah hingga masyarakat umum (non-santri), membuktikan bahwa figur Mukarom dan wadah Sakar Bako mampu merangkul lintas kalangan.
​Dalam keterangannya, Ketua Umum Sakar Bako, Mukarom, menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk "ngalap barokah" dan mempererat silaturahmi.
​"Kami ingin memastikan bahwa nilai-nilai dari para guru dan orang tua kami (Barokah Kolot) tetap terjaga. Ini adalah bentuk takzim santri Karawang kepada para pejuang Islam di tanah kelahiran kita," ujar Mukarom.