Seputarkarawang.com - Karawang, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), memberikan respons serius terkait keluhan para pedagang mengenai lonjakan harga plastik yang terjadi secara nasional. Saat melakukan peninjauan di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, bersama Menteri Perdagangan Budi Susanto, Zulhas mendapati laporan bahwa harga plastik per pak kini mengalami kenaikan yang tidak wajar. Fenomena ini disebut bukan lagi sekadar kenaikan biasa, melainkan lonjakan tajam yang mulai menggerus margin keuntungan para pedagang kecil di berbagai daerah, termasuk dampaknya yang mulai terasa di pasar-pasar tradisional Karawang, Selasa (31/3/2026).
Lonjakan harga plastik ini tercatat mencapai angka Rp6.000 per pak untuk berbagai ukuran. Jika sebelumnya harga rata-rata plastik dibanderol sekitar Rp17.000, kini para pedagang harus merogoh kocek lebih dalam hingga Rp23.000 per pak. Kenaikan yang terjadi sejak sebelum momentum Lebaran ini memaksa para pelaku usaha untuk mengeluarkan modal ekstra, sementara mereka sulit menaikkan harga jual produk kepada konsumen di tengah situasi ekonomi yang masih fluktuatif.
Menurut penjelasan Zulhas, penyebab utama melambungnya harga kantong plastik adalah kenaikan harga bijih plastik di pasar global. Hal ini dipicu oleh meroketnya harga bahan bakar minyak (BBM) dunia akibat ketegangan konflik di wilayah Timur Tengah yang tak kunjung mereda. Mengingat plastik merupakan produk turunan dari minyak bumi, fluktuasi harga energi global secara otomatis memberikan tekanan hebat pada biaya produksi di tingkat pabrikan yang kemudian merembet hingga ke tangan pengecer dan konsumen akhir.
Menanggapi situasi yang kian memberatkan pedagang ini, Pemerintah berencana melakukan pembahasan khusus dengan memanggil pihak-pihak terkait dalam rantai pasok industri plastik. Langkah ini diambil untuk menelusuri penyebab pasti di balik kenaikan yang terjadi secara mendadak dan masif tersebut. Zulhas menegaskan pentingnya menjaga stabilitas harga barang pendukung perdagangan agar tidak menimbulkan efek domino terhadap kenaikan harga pangan lainnya yang sangat bergantung pada kemasan plastik.
Di tingkat lokal, para pelaku UMKM dan pedagang pasar di Karawang diharapkan tetap bijak dalam mengelola stok serta mulai mempertimbangkan alternatif kemasan yang lebih ramah lingkungan jika memungkinkan. Kenaikan harga plastik ini menjadi pengingat akan kerentanan ekonomi domestik terhadap dinamika politik internasional. Pemerintah berjanji akan terus memantau pergerakan harga di lapangan guna memastikan ketersediaan bahan pendukung usaha tetap terjangkau bagi masyarakat luas di tengah tantangan krisis energi global tahun 2026 ini.