Seputarkarawang.com - Karawang, Kabar melegakan datang bagi seluruh pelanggan PLN di Kabupaten Karawang menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H. Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi mengetok palu bahwa tarif tenaga listrik untuk periode triwulan II (April-Juni) tahun 2026 dipastikan tidak mengalami kenaikan. Keputusan ini menjadi angin segar bagi stabilitas ekonomi rumah tangga dan pelaku UMKM lokal, mengingat beban pengeluaran masyarakat biasanya melonjak tajam saat memasuki momentum hari raya, Selasa (31/3/2026).
Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Tri Winarno, menegaskan bahwa parameter ekonomi makro saat ini memungkinkan pemerintah untuk mempertahankan tarif lama guna menjaga daya beli masyarakat. Kebijakan tarif tetap ini berlaku merata bagi seluruh golongan pelanggan, mulai dari rumah tangga kecil, menengah, hingga industri besar di kawasan Karawang. Dengan keputusan ini, warga tidak perlu khawatir akan adanya lonjakan tagihan listrik atau penurunan jumlah kuota kWh saat melakukan pengisian ulang token listrik di awal bulan April nanti.
Bagi warga Karawang yang terbiasa membeli token listrik senilai Rp100.000, jumlah kWh yang didapatkan per 1 April 2026 masih tetap sama dengan periode sebelumnya. Sebagai simulasi untuk wilayah Jawa Barat (termasuk Karawang), pelanggan daya 900 VA (RTM) akan mendapatkan sekitar 72,19 kWh. Sementara itu, bagi mayoritas perumahan di Karawang dengan daya 1.300 VA hingga 2.200 VA, pengisian pulsa listrik seratus ribu rupiah akan menghasilkan sekitar 67,56 kWh setelah dipotong Pajak Penerangan Jalan (PPJ) sesuai ketentuan daerah.
Rincian tarif dasar yang berlaku tetap mengacu pada angka Rp1.352 per kWh untuk daya 900 VA-RTM, serta Rp1.444,70 per kWh untuk daya 1.300 VA dan 2.200 VA. Untuk golongan pelanggan subsidi (450 VA dan 900 VA), tarif tetap dipatok sangat terjangkau guna melindungi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah. Pemerintah menjamin pasokan listrik selama masa libur Lebaran di wilayah Karawang akan tetap andal dan stabil meskipun terjadi peningkatan konsumsi energi secara domestik akibat aktivitas mudik dan kumpul keluarga.
Meskipun tarif listrik dipastikan aman dan tidak naik, masyarakat diimbau untuk tetap bijak dan hemat dalam menggunakan energi. Penggunaan alat elektronik secara efektif tidak hanya membantu menjaga ketahanan energi nasional, tetapi juga memastikan sisa saldo token listrik Anda bertahan lebih lama hingga akhir bulan. Dengan kepastian tarif yang stabil ini, warga Karawang kini bisa lebih fokus mengalokasikan anggaran tunjangan hari raya (THR) untuk kebutuhan pokok lainnya tanpa terbebani kenaikan biaya utilitas yang mendadak.