Seputarkarawang.com - Karawang, Aksi kriminalitas jalanan di wilayah hukum Polres Karawang kembali memicu amarah warga. Seorang pria berinisial PK menjadi bulan-bulanan massa setelah gagal menjambret tas milik seorang ibu yang tengah membonceng balitanya di Dusun Caimulang, Desa Rengasdengklok Utara, Selasa (7/4/2026). Pelaku yang beraksi seorang diri ini tidak berkutik setelah upaya pelariannya berakhir tragis di tangan warga yang geram dengan aksi nekatnya di siang bolong.
Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, mengungkapkan bahwa peristiwa ini bermula saat korban, Desi Heriyanti (32), melintas di depan sebuah bengkel sekitar pukul 14.10 WIB. Pelaku yang mengendarai motor Honda Scoopy merah tiba-tiba memepet dan menarik paksa tas selendang korban. Namun, karena tali tas yang cukup kuat tidak putus, terjadi aksi tarik-menarik sengit di atas kendaraan yang sedang melaju hingga menyebabkan situasi menjadi tidak terkendali.
Insiden tersebut mencapai puncaknya ketika sepeda motor korban oleng dan terjatuh tepat di atas motor pelaku. Akibatnya, kedua kendaraan tersebut tersungkur di aspal, membuat pelaku PK terjepit dan tidak bisa langsung melarikan diri. Melihat kejadian tersebut, warga sekitar yang menyadari adanya tindak pidana penjambretan langsung mengepung lokasi. Pelaku sempat berusaha bersembunyi di area rawa yang dipenuhi eceng gondok, namun warga berhasil menyeretnya keluar sebelum akhirnya mendapat tindakan main hakim sendiri.
Kondisi korban dilaporkan mengalami luka memar serta keseleo pada bagian kaki akibat tertimpa beban motor, sementara sang anak yang berusia 5 tahun mengalami trauma atas kejadian mencekam tersebut. Aparat kepolisian dari Polsek Rengasdengklok yang tiba di lokasi segera mengamankan pelaku dari amukan massa yang lebih anarkis. Saat ini, tersangka beserta barang bukti kendaraan telah dibawa ke Mapolres Karawang guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait motif dan rekam jejak kriminalitasnya.
Menanggapi kejadian ini, kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terkait keamanan berkendara, terutama bagi kaum perempuan. Pengendara disarankan untuk tidak menggunakan perhiasan mencolok dan selalu menaruh barang berharga di dalam bagasi motor guna menghindari potensi kejahatan jalanan. Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa kesiapsiagaan warga dan kecepatan pelaporan sangat krusial dalam menekan angka kriminalitas di wilayah Karawang dan sekitarnya