Seputarkarawang.com - Karawang, Kabar duka mendalam menyelimuti warga Rengasdengklok, Karawang. Sebuah mobil travel jenis Isuzu Elf bernomor polisi Z 7012 CN yang membawa satu keluarga besar berjumlah 20 orang mengalami kecelakaan maut di Jalan Raya Panjalu-Cikijing, Blok Maniis Tonggoh, Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka, Senin (23/3/2026) malam. Insiden tragis ini mengakibatkan enam orang meninggal dunia, di mana tiga korban tewas di lokasi kejadian dan tiga lainnya mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan medis.
Berdasarkan keterangan Kasat Lantas Polres Majalengka, AKP Pandu Renata Surya, kecelakaan bermula saat kendaraan melaju dari arah Panjalu menuju Cikijing sekitar pukul 23.05 WIB. Saat melintasi jalan menurun dan tikungan tajam, kendaraan yang dikemudikan sopir yang diduga mengantuk dan kelelahan tersebut mendadak oleng ke kanan. Saksi selamat menyebut pengemudi sempat membanting setir secara mendadak untuk menghindari kendaraan di depannya hingga akhirnya mobil Elf tersebut tidak terkendali dan terjun bebas ke dalam jurang dengan posisi terbalik.
Salah satu keluarga korban, Aris Syamsul, mengungkapkan bahwa seluruh penumpang di dalam mobil tersebut adalah anggota keluarga besar yang terdiri dari kakek, nenek, uwa, hingga menantu. Rombongan diketahui baru saja merayakan Lebaran di Tasikmalaya dan tengah dalam perjalanan pulang menuju Rengasdengklok melalui jalur Majalengka dari arah Pangandaran. Selain faktor kelelahan sopir, dugaan sementara penyebab kecelakaan juga diperkuat oleh kondisi teknis kendaraan yang mengalami rem blong saat melintasi turunan curam.
Merespons tragedi tersebut, pihak keluarga segera berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan di Karawang untuk proses penjemputan jenazah. Pihak kecamatan dilaporkan telah mengirimkan dua unit ambulans ke Majalengka, sementara unit ambulans tambahan akan segera diberangkatkan untuk membawa pulang para korban, baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka. Saat ini, seluruh korban masih berada di rumah sakit terdekat di Majalengka menunggu proses pemulangan ke rumah duka di Rengasdengklok.
Kabar mengenai tewasnya satu keluarga asal Rengasdengklok ini menyebar dengan cepat dan menyisakan duka mendalam bagi warga lokal Karawang. Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, sementara warga Rengasdengklok kini tengah bersiap menyambut kedatangan jenazah para korban. "Kami merasa sangat kehilangan, rombongan ini baru saja pulang silaturahmi namun mengalami musibah fatal di perjalanan," ujar Aris Syamsul dengan nada sedih.