Seputarkarawang.com - Karawang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang tengah mematangkan program beasiswa pendidikan khusus bagi anak-anak petani. Inisiatif yang digagas langsung oleh Bupati Karawang ini bertujuan untuk mencetak regenerasi petani muda sekaligus memperkuat sektor pertanian di daerah. Program strategis ini ditargetkan mulai direalisasikan pada tahun ajaran 2027 sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap keberlanjutan sektor pangan lokal.
Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKP) Kabupaten Karawang, Rohman, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah intensif menyusun regulasi teknis. Proses penyusunan aturan tersebut dilakukan secara kolaboratif bersama Bagian Hukum serta Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida). Fokus utamanya adalah memastikan program ini berjalan tepat sasaran sesuai dengan visi pembangunan pertanian di Karawang.
“Intinya, anak-anak petani akan kita sekolahkan di Fakultas Pertanian Unsika. Program ini untuk mencetak petani milenial sebagai regenerasi petani di Karawang,” ujar Rohman, Selasa (30/6/2026). Ia menambahkan bahwa DPKP akan memanfaatkan database yang mencakup sekitar 85 ribu petani di Kabupaten Karawang sebagai dasar pendataan dan penyusunan kriteria penerima beasiswa agar proses seleksi berjalan transparan.
Terkait sasaran penerima, Rohman menegaskan bahwa prioritas utama diberikan kepada anak-anak dari keluarga petani. Meski demikian, pemerintah saat ini masih menggodok opsi untuk membuka kesempatan bagi masyarakat umum yang memiliki minat besar di bidang pertanian, meskipun tidak berasal dari latar belakang keluarga petani. Seluruh persyaratan detail tersebut nantinya akan dituangkan dalam regulasi resmi guna menghindari potensi penyalahgunaan anggaran.
Selain latar belakang keluarga, aspek kompetensi dan komitmen menjadi poin penilaian krusial. Calon penerima beasiswa diharapkan tidak hanya menempuh pendidikan, tetapi juga memiliki kesiapan dan dedikasi untuk berkiprah langsung di sektor pertanian setelah menyelesaikan masa studi. Hal ini dipandang penting guna memastikan bahwa ilmu yang didapatkan di bangku kuliah dapat diimplementasikan untuk memajukan produktivitas pertanian di tingkat lokal.
Saat ini, Pemkab Karawang terus mengebut penyelesaian regulasi sekaligus perencanaan anggaran agar beasiswa ini bisa berjalan sesuai jadwal pada tahun ajaran 2027. Melalui program ini, pemerintah berharap dapat memutus rantai kekurangan tenaga terampil di sektor pertanian, sehingga Karawang tetap mampu mempertahankan statusnya sebagai salah satu lumbung pangan nasional dengan sentuhan teknologi modern dan petani milenial yang inovatif.