Seputarkarawang.com - Karawang, Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan oleh keluarga besar Yayasan Pondok Pesantren Nihayatul Amal Purwasari (YAPPNA). Pada Senin (22/02/2026), yayasan ini secara resmi menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak banjir di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang.
​Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh pengurus Yayasan, Kyai Aep Saeful bahri, Lc, didampingi jajaran pengurus serta perwakilan siswa. Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti nyata penerapan nilai-nilai sosial yang diajarkan di lingkungan pesantren kepada para santrinya.
​Donasi Hasil Swadaya Siswa
​Bantuan yang diberikan berupa paket sembako lengkap dan kebutuhan harian, meliputi:
​Bahan pokok (Gula, Teh, Mie Instan, Minyak Goreng).
​Makanan siap saji (Roti).
​Perlengkapan sanitasi (Sabun dan Shampoo).
​Menariknya, seluruh bantuan ini merupakan hasil donasi sukarela dari para murid Yayasan Ponpes Nihayatul Amal Purwasari (YAPPNA) "Ini adalah bentuk empati dari para siswa untuk saudara-saudara kita yang sedang diuji bencana," ujar Kyai Aep di sela-sela penyerahan bantuan.
​Distribusi Door-to-Door di Lokasi Terdampak
​Bantuan diterima secara simbolis oleh Ketua RT setempat bersama relawan dari HILMI (Hilal Merah Indonesia) dan FPI (Front Persaudaraan Islam). Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, tim gabungan langsung bergerak menyalurkan paket tersebut secara door-to-door menggunakan perahu karet.
​Hingga berita ini diturunkan, kondisi di lapangan masih memprihatinkan. Beberapa wilayah RT di Desa Karangligar masih terendam air dengan ketinggian mencapai 1,5 meter.
​Prediksi Banjir: Air Sulit Surut hingga Pekan Depan
​Ketua HILMI Karawang, Abu Idzhar, memberikan catatan khusus mengenai kondisi geografis dan debit air di lokasi. Menurutnya, karakteristik wilayah Karangligar membuat air sulit keluar dari pemukiman.
​"Untuk titik-titik tertentu, kami memprediksi air tidak akan surut hingga minggu depan, meskipun cuaca cerah atau tidak turun hujan," jelas Abu Idzhar.
​Kebutuhan akan air bersih, obat-obatan, dan logistik makanan diprediksi masih akan terus meningkat selama satu pekan ke depan seiring dengan lamanya durasi genangan air di pemukiman warga.