Seputarkarawang.com - Karawang, Warga Kelurahan Karawang Kulon, Kecamatan Karawang Barat, mendadak gempar pada Sabtu (28/2/2026) sore. Sesosok jenazah wanita tanpa identitas ditemukan tergeletak tak bernyawa di sebuah pos ronda yang berlokasi di Jalan Bunut Kertayasa sekitar pukul 14.00 WIB.
Penemuan mayat ini langsung menjadi pusat perhatian warga setempat sebelum akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, laporan warga diterima tepat pukul 14.00 WIB. Personel Pamapta 1 Polres Karawang segera dikerahkan ke lokasi guna mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) agar proses identifikasi tidak terganggu oleh kerumunan warga yang penasaran.
Ipda Cep Wildan mengonfirmasi bahwa pihaknya langsung berkoordinasi dengan Unit Inafis Satreskrim Polres Karawang dan Unit Reskrim Polsek Karawang untuk melakukan pemeriksaan awal secara intensif.
"Kami segera menindaklanjuti informasi warga. Tim Inafis sudah melakukan olah TKP untuk mengumpulkan bukti-bukti petunjuk di sekitar lokasi penemuan," ujar Ipda Cep Wildan saat memberikan keterangan resmi.
Dari hasil identifikasi awal di lapangan, petugas mengungkap sejumlah fakta penting terkait kondisi korban:
Identitas Misterius: Tidak ditemukan dokumen kependudukan (KTP) maupun barang pribadi yang merujuk pada jati diri korban di sekitar lokasi.
Kondisi Fisik: Secara kasat mata, petugas tidak menemukan adanya bekas kekerasan, baik luka akibat benda tajam maupun tumpul pada tubuh wanita tersebut.
Kesaksian Warga: Dua saksi mata, Ajat Sudrajat (54) dan Ahmad Sumanto (48), menyebutkan bahwa wanita itu bukan warga lingkungan setempat. Korban diketahui sempat terlihat beristirahat di pos ronda tersebut sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia.
Guna memastikan penyebab pasti kematian, polisi telah mengevakuasi jenazah ke RSUD Karawang untuk menjalani proses visum. Tim medis akan mendalami apakah ada faktor medis internal yang memicu kematian mendadak tersebut.
Saat ini, Polres Karawang fokus mengungkap identitas korban melalui pencocokan sidik jari dan data kependudukan elektronik. Polisi juga meminta bantuan masyarakat jika ada yang merasa kehilangan anggota keluarga.
"Kami mengimbau masyarakat yang memiliki informasi atau merasa kehilangan kerabat untuk datang ke RSUD Karawang atau menghubungi kantor kepolisian terdekat agar identitas korban dapat segera terungkap dan diserahkan kepada keluarga," tutup Ipda Cep Wildan.