Seputarkarawang.com - Karawang, Suasana dini hari di wilayah Kelurahan Plawad, Kabupaten Karawang, yang seharusnya lengang dan sunyi, justru diwarnai pemandangan memprihatinkan. Seorang bocah perempuan bernama Asma ditemukan masih berada di pinggir jalan sambil memeluk tumpukan roti dagangan yang belum terjual, Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.
Asma pertama kali ditemukan oleh petugas Linmas yang sedang melakukan pengamanan wilayah. Kondisinya tampak kelelahan, dengan raut wajah pucat dan mata yang sayu. Meski hari telah berganti, bocah tersebut masih bertahan di tengah sepinya malam.
Temuan itu segera dilaporkan kepada Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Plawad, Hendra Wijaya. Menindaklanjuti laporan tersebut, Hendra langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi anak tersebut.
Dari hasil penelusuran awal, Asma mengaku tidak berani pulang sebelum seluruh dagangan rotinya habis terjual. Ia mengaku mendapat ancaman kekerasan apabila pulang lebih awal dengan dagangan yang masih tersisa.
“Anak ini menyampaikan bahwa dirinya dipaksa berjualan sampai roti habis. Jika tidak, ia mengaku akan dipukul. Pengakuan tersebut juga kami rekam sebagai bahan dokumentasi,†ujar Hendra Wijaya saat dikonfirmasi.
Rasa takut itulah yang membuat Asma memilih bertahan di luar rumah hingga larut malam, meski kondisi fisiknya sudah sangat lelah. Ia mengaku lebih memilih menahan kantuk dan kelelahan daripada harus menghadapi ancaman kekerasan saat pulang.
Melihat situasi tersebut, pihak LPM Plawad bersama unsur keamanan setempat langsung mengambil langkah cepat. Keselamatan fisik dan mental anak menjadi prioritas utama dalam penanganan kasus ini.
Berdasarkan identifikasi awal, Asma diketahui merupakan warga Kecamatan Telagasari dan tercatat sebagai siswi SD Negeri 3 Telagasari.
“Kami fokus memastikan anak ini bisa pulang dengan aman. Dalam prosesnya, kami juga berkoordinasi dan melaporkan kejadian ini kepada Babinsa serta Bhabinkamtibmas setempat,†jelas Hendra.
Sumber : pojoksatu.co.id