Seputarkarawang.com - Karawang, KARAWANG — Komoditas melon mulai dilirik sebagai peluang usaha pertanian modern yang menjanjikan di Kabupaten Karawang. Melalui konsep smart farming, kelompok petani milenial di wilayah Telukjambe Timur kini tengah mengembangkan budidaya melon dalam skala lebih besar dengan harapan dapat menjadi salah satu komoditas unggulan daerah selain padi dan jagung.
Ketua komunitas UMKM Karawang Enterpreneur Sejahtera, Muhammad Nur Miroji atau yang akrab disapa Nur, mengatakan kondisi cuaca dan suhu di Karawang dinilai sangat cocok untuk budidaya melon. Menurutnya, suhu udara yang dapat mencapai lebih dari 30 derajat Celsius menjadi salah satu faktor pendukung pertumbuhan tanaman melon berkualitas.
“Karawang memiliki potensi besar untuk pengembangan melon. Selain hasil panennya bernilai ekonomi, budidaya melon juga bisa dikembangkan menjadi wisata edukasi pertanian,” ujar Nur saat ditemui di kebun melon yang dikelolanya di kawasan Telukjambe Timur, Jumat (22/5/2026).
Ia menjelaskan, konsep budidaya yang diterapkan tidak hanya berfokus pada hasil panen, tetapi juga menggabungkan sektor edukasi dan wisata pertanian berbasis smart farming. Beberapa program yang tengah disiapkan di antaranya wisata petik buah melon, student farming untuk pelajar, edukasi pertanian hortikultura, hingga penjualan bibit tanaman agar masyarakat dapat mencoba budidaya di rumah masing-masing.
Menurut Nur, model pertanian modern seperti ini dapat menjadi peluang usaha baru bagi generasi muda, khususnya lulusan sekolah pertanian maupun mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa Karawang dari Universitas Singaperbangsa Karawang.
“Kami ingin mengubah pola pikir anak muda bahwa menjadi petani itu seru, modern, dan menguntungkan. Profesi petani memiliki peran penting karena kebutuhan pangan masyarakat bergantung pada para petani,” katanya.
Nur juga mengajak para pemuda di Karawang untuk mulai tertarik mempelajari pertanian hortikultura dan memanfaatkan peluang usaha di sektor pertanian modern.
“Siapa pun yang ingin belajar pertanian hortikultura bisa bergabung bersama KERSA. Harapannya, semakin banyak generasi muda yang mandiri dan terinspirasi untuk membangun pertanian masa depan,” pungkasnya.
Dengan konsep pertanian terpadu yang menggabungkan produksi, edukasi, dan wisata, budidaya melon di Karawang diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru sekaligus memperkuat citra daerah sebagai kawasan pertanian modern berbasis inovasi.