BERITA

Wujudkan Karawang Kota Religius, Ribuan Jamaah Larut dalam Gema Dzikir Al Khidmah

Redaksi - Febry Ramadhan
07 May 2026 3 Menit Baca
Foto: Istimewa

Seputarkarawang.com - Karawang, Kawasan Perumahan Karawang Indah mendadak menjadi pusat perhatian pada Selasa malam (5/05/2026). Lautan manusia yang didominasi pakaian putih tampak memadati area hingga Rabu pagi. Bukan tanpa alasan, ribuan jamaah dari Karawang hingga Cikarang ini berkumpul untuk menyatukan frekuensi batin dalam Majlis Dzikir dan pembacaan Manaqib Syekh Abdul Qadir Jaelani yang diinisiasi oleh Jama’ah Al Khidmah Kota Karawang bersama Ukhsafi Copler Community.

ADVERTISEMENT

Ritual spiritual ini dimulai sesaat setelah azan Magrib berkumandang. Suasana yang semula bising oleh hiruk-pikuk perkotaan berubah drastis menjadi syahdu saat bait-bait istighosah dan lantunan manaqib mulai dilantunkan. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya merawat tradisi spiritual Nusantara yang menempatkan keteladanan ulama sebagai kompas kehidupan di tengah gempuran modernitas.

ADVERTISEMENT

H. Mukholis, Ketua Al Khidmah Kota Karawang, menegaskan bahwa majelis ini telah istikamah berjalan selama dua tahun terakhir. Baginya, konsistensi adalah kunci dalam membangun kesadaran ruhani masyarakat. Ia percaya bahwa di tengah dinamika hidup yang kian kompleks, manusia memerlukan "jeda spiritual" untuk kembali menjernihkan hati dan pikiran melalui zikir kolektif.

ADVERTISEMENT

“Kami ingin majelis ini menjadi oase. Ini bukan sekadar gerakan seremonial yang datang dan pergi, melainkan gerakan ruhani yang harus dijaga keberlangsungannya agar masyarakat tetap memiliki pegangan nilai yang kuat,” ujar H. Mukholis di tengah kekhusyukan acara.

ADVERTISEMENT

Dukungan terhadap syiar ini pun datang dari berbagai tokoh, salah satunya Ketua Islamic Center Karawang (ICK), H. Acep Kusnadi. Hadir bersama istri, ia menyatakan kekagumannya atas antusiasme jamaah yang luar biasa. H. Acep bahkan melempar sinyal agar kegiatan serupa bisa segera "naik kelas" dengan diselenggarakan di Masjid Al Jihad Karawang, agar resonansi dakwahnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat perkotaan.

ADVERTISEMENT

Namun, ada pesan penting yang terselip dalam kemeriahan spiritual tersebut. Ketua Umum Jama’ah Al Khidmah Pusat, H. Mohammad Uripan, memberikan "catatan cinta" bagi Pemerintah Kota Karawang. Ia berharap identitas Karawang sebagai "Kota Padi" tidak hanya berhenti pada kemakmuran pangan, tetapi juga kemakmuran iman melalui keterlibatan aktif para aparatur negara dalam majelis-majelis ilmu.

ADVERTISEMENT

Menurut Uripan, keterlibatan pejabat publik, mulai dari tingkat lurah hingga kepala dinas, sangat krusial. Kehadiran fisik pemimpin di tengah jamaah zikir dinilai sebagai bentuk dukungan nyata dalam mewujudkan visi Karawang yang religius. Ia menekankan bahwa pembangunan daerah akan jauh lebih berkah jika aspek fisik dan spiritual berjalan beriringan tanpa sekat.

ADVERTISEMENT

“Jika pemerintah dan rakyat duduk bersama dalam satu majelis dzikir, maka cita-cita membangun masyarakat yang harmonis dan penuh keberkahan bukan lagi sekadar mimpi. Ini adalah langkah nyata menuju Karawang yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” pungkas Mohammad Uripan dengan nada optimistis.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Berikan pendapat Anda!

ADVERTISEMENT
Tulis Komentar