BERITA

Kodim 0604/Karawang Percepat Penyerapan Gabah dan Beras, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Redaksi - Admin
01 Feb 2026 3 Menit Baca
Foto: Istimewa

Seputarkarawang.com - Karawang, KARAWANG – Komando Distrik Militer (Kodim) 0604/Karawang terus memperkuat perannya dalam menjaga ketahanan pangan nasional melalui percepatan penyerapan gabah dan beras di wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Upaya ini merupakan bagian dari sinergi antara TNI dan Perum Bulog dalam memastikan hasil panen petani terserap secara optimal serta menjaga stabilitas pasokan pangan nasional.

ADVERTISEMENT

Hingga Jumat, 30 Januari 2026, kolaborasi antara Kodim 0604/Karawang dan Kantor Cabang Bulog Karawang menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan. Berdasarkan data terbaru, total realisasi penyerapan telah mencapai 7.249.917,99 kilogram setara beras, atau sekitar 6,08 persen dari target tahunan yang telah ditetapkan.

ADVERTISEMENT

Capaian tersebut menjadi indikator awal yang positif di tengah dinamika musim panen serta fluktuasi harga gabah di tingkat petani. Kodim 0604/Karawang menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses penyerapan agar berjalan lancar, transparan, dan berpihak pada kesejahteraan petani.

ADVERTISEMENT

Jika dirinci, kontribusi terbesar berasal dari penyerapan Gabah Kering Panen (GKP). Hingga akhir Januari 2026, realisasi penyerapan GKP tercatat mencapai 14.041.374 kilogram atau setara 7,90 persen dari target. Sementara itu, penyerapan beras medium telah terealisasi sebanyak 116.900 kilogram atau sekitar 0,40 persen dari target yang ditentukan.

ADVERTISEMENT

Pada hari yang sama, penyerapan harian juga menunjukkan angka signifikan, dengan tambahan 2.558.100 kilogram GKP dan 30.000 kilogram beras medium yang masuk ke gudang logistik Bulog Karawang. Angka ini mencerminkan intensitas kerja lapangan yang terus ditingkatkan, khususnya melalui pendampingan Babinsa kepada para petani di berbagai kecamatan sentra produksi padi.

ADVERTISEMENT

Pasiter Kodim 0604/Karawang, Kapten Infanteri Kihajar, menegaskan bahwa capaian target penyerapan bukanlah satu-satunya orientasi. Menurutnya, kesejahteraan petani tetap menjadi prioritas utama dalam setiap langkah yang dilakukan jajaran TNI di lapangan.

“Kami memahami bahwa target penyerapan penting untuk menjaga stok pangan nasional. Namun yang lebih utama adalah memastikan petani mendapatkan manfaat nyata dari hasil panen mereka,” ujar Kapten Inf Kihajar saat dikonfirmasi, Jumat (30/1/2026).

Ia menambahkan, Kodim 0604/Karawang terus mendorong pola penyerapan yang adil dan tidak merugikan petani, terutama di tengah kondisi pasar yang dinamis. Peran TNI, menurutnya, tidak hanya mengawal distribusi, tetapi juga memastikan petani tidak berada pada posisi yang lemah dalam rantai perdagangan hasil pertanian.

Menariknya, Kapten Inf Kihajar juga menyampaikan pandangan terbuka terkait keberadaan pihak ketiga atau tengkulak yang membeli gabah petani dengan harga di atas standar. Ia menilai kondisi tersebut justru patut disyukuri selama memberikan keuntungan bagi petani.

“Jika ada tengkulak yang berani membeli gabah dengan harga lebih tinggi dari harga standar, bagi kami itu tidak menjadi persoalan. Justru itu kabar baik,” tegasnya.

Harga jual yang lebih tinggi, lanjutnya, akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan petani sehingga mereka dapat menikmati hasil kerja kerasnya secara lebih layak.

“Kami ingin petani tersenyum saat panen. Ketika mereka mendapatkan harga terbaik, itu artinya kesejahteraan mereka meningkat. Dan itu adalah harapan kita semua,” pungkasnya.

Dari sisi perencanaan jangka panjang, Kodim 0604/Karawang tetap optimistis mampu mengejar target tahunan penyerapan. Dengan estimasi rendemen GKP sebesar 50,8 persen, target total penyerapan setara beras hingga akhir Desember 2026 diproyeksikan mencapai 119.157.248 kilogram.

ADVERTISEMENT
Komentar (0)

Belum ada komentar. Berikan pendapat Anda!

ADVERTISEMENT
Tulis Komentar