BERITA

Kasus Kusta di Karawang Melonjak! Dinkes Catat 226 Temuan Baru Sepanjang 2025, Bukan Penyakit Kutukan!

Redaksi - Muhammad nur miroji
29 Mar 2026 2 Menit Baca
Foto: Istimewa

Seputarkarawang.com - Karawang, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karawang melaporkan adanya peningkatan signifikan kasus penyakit kusta sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data terbaru, tercatat sebanyak 226 kasus ditemukan, angka ini naik cukup tajam dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 168 kasus. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Karawang, Yayuk Sri Rahayu, mengungkapkan bahwa mayoritas penderita didominasi oleh kelompok usia dewasa dengan rincian 211 kasus pada dewasa dan 15 kasus menimpa anak-anak, Minggu (29/3/2026).

ADVERTISEMENT

Pihak Dinkes Karawang menegaskan bahwa kusta bukanlah penyakit akibat kutukan, guna-guna, atau hal mistis lainnya sebagaimana mitos yang berkembang di masyarakat. Kusta murni merupakan penyakit infeksi kronis yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae. Penularannya terjadi melalui percikan cairan pernapasan (droplet) atau kontak fisik erat dalam jangka waktu yang lama. Namun, masyarakat tidak perlu panik karena penyakit ini dapat disembuhkan secara total asalkan mendapatkan penanganan medis yang tepat dan sedini mungkin.

ADVERTISEMENT

Gejala awal kusta sering kali tidak disadari karena menyerupai penyakit kulit biasa, yakni munculnya bercak putih atau kemerahan pada kulit yang tidak terasa gatal. Ciri khas yang paling menonjol adalah kondisi mati rasa atau baal pada area bercak tersebut. Jika ditemukan tanda-tanda seperti ini, warga diimbau untuk tidak mengabaikannya. Deteksi dini sangat krusial untuk mencegah kerusakan saraf yang dapat berujung pada kecacatan permanen yang sulit dipulihkan jika pengobatan terlambat dilakukan.

ADVERTISEMENT

Sebagai langkah nyata menekan angka penularan, Pemkab Karawang melalui seluruh Puskesmas kini menggencarkan deteksi dini dan menyediakan pengobatan secara gratis bagi para pasien. Yayuk Sri Rahayu memastikan bahwa stok obat-obatan tersedia cukup dan tenaga medis siap melakukan pendampingan hingga pasien dinyatakan sembuh total. "Kami mengimbau masyarakat segera memeriksakan diri. Pengobatan tersedia gratis agar pasien bisa cepat pulih dan memutus rantai penularan di lingkungan sekitar," tuturnya saat dikonfirmasi awak media.

ADVERTISEMENT

Selain fokus pada pengobatan, Dinkes Karawang juga aktif mengedukasi warga guna menghapus stigma negatif terhadap penderita kusta. Diskriminasi sosial sering kali membuat penderita merasa malu dan enggan berobat, yang justru memperparah kondisi kesehatan mereka. Dengan penanganan yang cepat, tepat, dan dukungan moral dari lingkungan sosial, pasien kusta di Karawang diharapkan dapat kembali beraktivitas normal tanpa rasa takut akan penularan maupun pengucilan di tengah masyarakat.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Berikan pendapat Anda!

ADVERTISEMENT
Tulis Komentar