BERITA

Karawang Darurat Gula! 52 Ribu Warga Terjangkit Diabetes, Kelompok Usia Muda Kini Jadi Sasaran Empuk

Redaksi - Muhammad nur miroji
03 Apr 2026 2 Menit Baca
Foto: Ilustrasi Diabetes

Seputarkarawang.com - Karawang, Kasus Diabetes Melitus (DM) di Kabupaten Karawang mencapai angka yang mengkhawatirkan dengan catatan 52.100 kasus sepanjang tahun 2025. Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang menunjukkan bahwa penyakit tidak menular ini tidak lagi hanya mengintai lansia, melainkan telah merambah secara masif ke kelompok usia produktif dan remaja. Kondisi ini memicu peringatan keras bagi masyarakat untuk segera mengevaluasi gaya hidup dan pola konsumsi harian guna menekan prevalensi penyakit yang sering disebut sebagai "pembunuh senyap" ini.

ADVERTISEMENT

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Karawang, Yayuk Sri Rahayu, mengungkapkan bahwa penderita perempuan mendominasi angka tersebut dengan total 32.506 orang, sementara laki-laki tercatat sebanyak 19.594 orang. Fenomena yang paling mengejutkan adalah pergeseran tren usia penderita, di mana kelompok usia 20 hingga 54 tahun menjadi penyumbang kasus terbanyak dengan total 25.713 kasus. Hal ini membuktikan bahwa faktor risiko diabetes kini jauh lebih dekat dengan masyarakat di usia aktif dibandingkan kelompok di atas 55 tahun yang mencatatkan 22.938 kasus.

ADVERTISEMENT

Mirisnya, ancaman diabetes juga mulai menyentuh generasi muda di Karawang dengan ditemukannya 3.445 kasus pada remaja usia 15 hingga 19 tahun, bahkan terdapat 4 kasus pada anak di bawah usia 15 tahun. Yayuk menjelaskan bahwa diabetes tipe 1 pada anak umumnya dipicu gangguan autoimun, namun peningkatan pada usia muda lainnya erat kaitannya dengan diabetes tipe 2. Tingginya konsumsi makanan tinggi gula, karbohidrat berlebih, kurangnya aktivitas fisik, hingga faktor obesitas dan stres menjadi pemicu utama melonjaknya angka penderita di kalangan milenial dan Gen Z.

ADVERTISEMENT

Menyikapi situasi ini, Dinas Kesehatan Karawang terus menggencarkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di seluruh Puskesmas dan fasilitas layanan kesehatan lainnya sebagai langkah deteksi dini. Masyarakat didorong untuk tidak takut melakukan pemeriksaan rutin guna mengetahui faktor risiko sejak awal sehingga edukasi dan penanganan medis dapat segera dilakukan. “Tujuan cek kesehatan ini agar masyarakat mendapatkan penanganan dini jika ditemukan penyakit, karena semakin cepat diketahui, semakin baik proses pemulihannya,” ujar Yayuk dalam keterangannya, Rabu (1/4).

ADVERTISEMENT

Pemerintah daerah berharap masyarakat Karawang lebih bijak dalam mengatur pola hidup sehat dan memanfaatkan fasilitas skrining kesehatan yang telah disediakan secara gratis. Dengan tingginya angka prevalensi di usia produktif, kesadaran kolektif menjadi kunci utama agar produktivitas warga tidak terhambat oleh komplikasi kesehatan jangka panjang. Langkah preventif melalui deteksi dini dan perubahan gaya hidup diharapkan dapat menurunkan grafik kenaikan kasus Diabetes Melitus di wilayah Kabupaten Karawang pada tahun-tahun mendatang.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Berikan pendapat Anda!

ADVERTISEMENT
Tulis Komentar