Seputarkarawang.com - Karawang, Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, secara tegas menyatakan bahwa peredaran gelap narkotika merupakan ancaman nyata yang harus ditumpas hingga ke akar-akarnya. Ia menekankan bahwa sinergitas antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam memutus rantai peredaran barang haram tersebut. Menurutnya, upaya ini bukan sekadar kewajiban daerah, melainkan manifestasi dari instruksi Presiden RI untuk melindungi masa depan bangsa dari kehancuran akibat zat adiktif, Kamis (14/5/2026).
Aep menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen penuh mendukung langkah taktis kepolisian dan BNN, baik dalam tindakan preventif maupun penindakan hukum secara masif. Dukungan penuh terhadap Polres Karawang terus diberikan sebagai bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap kualitas hidup warga. Ia mengingatkan bahwa narkoba merupakan musuh bersama yang berpotensi merusak potensi sumber daya manusia di wilayah Karawang secara sistematis.
Kekhawatiran mendalam juga diutarakan Bupati terkait tren sasaran pengedar yang kini mulai merambah ke kalangan usia sekolah. Fakta bahwa narkoba mulai menjangkiti pelajar tingkat SMP dan SMA hingga pemuda usia produktif menjadi sinyal bahaya yang harus diwaspadai. Fenomena ini, menurut Aep, menuntut adanya kewaspadaan ganda dari para orang tua dan tenaga pendidik untuk memastikan lingkungan tumbuh kembang anak tetap bersih dari pengaruh negatif narkotika.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aep juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Polres Karawang atas keberhasilan mengungkap kasus sabu dalam jumlah besar. Keberhasilan menyita lebih dari satu kilogram sabu dalam waktu singkat dianggap sebagai prestasi gemilang yang menyelamatkan ribuan nyawa. Langkah agresif kepolisian ini diharapkan memberikan efek jera dan menciptakan rasa takut bagi para bandar maupun kurir yang mencoba beroperasi di tanah Karawang.
Lebih lanjut, ia menginstruksikan aparat penegak hukum agar tidak pernah mengendurkan pengawasan dan terus melakukan penekanan di titik-titik rawan peredaran. "Jangan kasih kendor," tegasnya, seraya meminta agar seluruh perangkat hukum terus menggencarkan operasi pembersihan narkoba tanpa pandang bulu. Ketegasan ini dinilai penting agar Kabupaten Karawang memiliki reputasi sebagai wilayah yang tidak ramah bagi para pelaku tindak pidana narkotika.
Sebagai penutup, Aep Syaepuloh mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak tinggal diam dan aktif melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka. Kesadaran kolektif warga untuk memberikan informasi akurat kepada pihak berwajib menjadi modal penting dalam memenangkan perang ini. Dengan keterlibatan aktif semua pihak, cita-cita mewujudkan Kabupaten Karawang yang bersih dari narkoba (Bersinar) di masa depan bukan lagi sekadar impian.