Seputarkarawang.com - Karawang, Puncak arus balik Lebaran 2026 di Ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) diwarnai kemacetan horor pada Jumat siang (27/3/2026). Ribuan kendaraan yang datang dari arah Tol Cipali dan Tol Cipularang terpantau mengular panjang mulai dari Kilometer (KM) 63 hingga KM 54 arah Jakarta. Kepadatan ini membuat pemudik yang hendak kembali ke Ibu Kota terjebak dalam antrean panjang selama berjam-jam.
Berdasarkan pantauan lapangan, titik kemacetan paling parah terjadi di wilayah Karawang Timur. Selain akibat lonjakan volume kendaraan yang meluap sejak pukul 13.00 WIB, terdapat kendala teknis fatal di KM 54. Sebuah truk besar dilaporkan mengalami mogok tepat di tengah badan jalan, yang mengakibatkan penyempitan jalur (bottleneck) ekstrem di lajur utama arah Jakarta.
"Kondisi lalu lintas sempat terhenti total akibat keberadaan truk mogok di KM 54 tersebut. Penumpukan kendaraan memanjang hingga ke titik Rest Area KM 62," lapor kontributor lapangan di lokasi kejadian. Keberadaan kendaraan besar yang berhenti di tengah jalur cepat ini memaksa ribuan mobil pribadi merayap perlahan dan sesekali terhenti total, memicu rasa frustrasi bagi para pemudik yang sudah menempuh perjalanan jauh dari Jawa Tengah maupun Bandung.
Petugas kepolisian dan pihak Jasa Marga segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap truk tersebut. Arus lalu lintas baru terpantau mulai kembali mencair setelah kendaraan besar itu berhasil dipindahkan dari lajur utama. Meski demikian, sisa-sisa kepadatan masih terasa hingga sore hari akibat efek domino dari penumpukan kendaraan yang sempat mengular sepanjang 9 kilometer tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti mogoknya truk tersebut masih dalam penanganan petugas di lapangan. Pihak pengelola jalan tol mengimbau para pengguna jalan untuk selalu mengecek kondisi fisik kendaraan sebelum melakukan perjalanan balik, guna menghindari kendala teknis yang dapat merugikan pengguna jalan lainnya di tengah padatnya arus lalu lintas Lebaran 2026.