Seputarkarawang.com - Karawang, Guna menjamin kelancaran arus lalu lintas selama musim mudik Lebaran 2026, Satlantas Polres Karawang bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Karawang mulai melakukan penutupan puluhan titik putar arah atau U-turn. Langkah strategis ini diambil untuk meminimalisir titik sumbat yang sering menjadi pemicu kemacetan panjang di sepanjang jalur utama, mulai dari perbatasan Tanjungpura (Karawang-Bekasi) hingga kawasan Cikalong menuju Gamon (perbatasan Karawang-Subang).
Kasatlantas Polres Karawang, AKP Sudirianto, menegaskan bahwa kebijakan penutupan U-turn Jalur Pantura ini merupakan bagian dari skema rekayasa lalu lintas rutin untuk menghadapi lonjakan volume kendaraan dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah. Berbeda dengan tahun sebelumnya, penutupan kali ini menggunakan barrier beton yang kokoh agar tidak mudah digeser oleh oknum pengendara yang tidak bertanggung jawab. Total terdapat 42 titik putar arah yang dinonaktifkan sementara demi menjaga flow kendaraan tetap stabil di jalur mudik Karawang.
Senada dengan kepolisian, Kasi Lalu Lintas Dishub Karawang, Aris Suryanto, menjelaskan bahwa penutupan ini sangat krusial untuk menghindari konflik arus kendaraan yang sering terjadi saat pemudik lokal maupun jarak jauh melakukan manuver putar balik. Meski puluhan titik ditutup, petugas tetap menyiagakan beberapa titik akses utama atau U-turn yang dibuka untuk mobilitas warga, di antaranya adalah U-turn Kepuh, Charles, Karawang Timur, Pancawati, hingga Dawuan.
Bagi masyarakat lokal Karawang, pihak berwenang mengimbau agar tetap memperhatikan rambu-rambu petunjuk dan mengikuti arahan petugas di lapangan selama masa Operasi Ketupat 2026. Penutupan akses putar balik ini diprediksi akan berlangsung hingga berakhirnya masa arus balik Lebaran. Pengendara diingatkan untuk merencanakan rute perjalanan lebih awal guna menghindari ketidaktahuan titik putar arah yang dapat menghambat waktu tempuh di tengah padatnya arus lalu lintas nasional.