BERITA

SEPEKAN BANJIR KARANGLIGAR: Militansi Tanpa Batas Relawan FPI Karawang Tembus Kegelapan Malam Demi Umat

Redaksi - Admin
25 Jan 2026 3 分钟阅读
Foto: Istimewa

Seputarkarawang.com - Karawang, Memasuki hari ketujuh, musibah banjir yang merendam Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, belum juga menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Di tengah kondisi krisis yang sudah berlangsung selama satu minggu ini, dedikasi relawan Front Persaudaraan Islam (FPI) Karawang menjadi sorotan setelah terus bertahan di garis depan tanpa jeda. Sejak air mulai naik pada pekan lalu hingga hari ini, Minggu (25/01/2026), personel DPW FPI Karawang bersama sayap kemanusiaannya, HILMI (Hilal Merah Islam), terpantau konsisten memberikan pelayanan total kepada warga terdampak yang terisolasi.

ADVERTISEMENT

Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa aksi kemanusiaan FPI Karawang tidak hanya dilakukan pada siang hari, melainkan berlanjut hingga larut malam. Dengan hanya mengandalkan lampu senter dan perahu karet, para relawan terus menyisir area pemukiman yang gelap gulita akibat pemutusan aliran listrik. Foto-foto yang beredar memperlihatkan militansi relawan yang tetap mendayung perahu di tengah pekatnya malam demi mengantarkan bantuan logistik dan memastikan keamanan warga yang masih bertahan di rumah-rumah mereka. Konsistensi selama satu minggu penuh ini membuktikan bahwa stamina dan semangat para relawan tidak luntur meski didera kelelahan fisik yang luar biasa.

ADVERTISEMENT

Selama sepekan terakhir, fokus bantuan FPI Karawang telah mencakup berbagai aspek krusial, mulai dari evakuasi warga lansia dan anak-anak, pengoperasian dapur umum mandiri untuk memasok ribuan paket makanan siap saji, hingga pendistribusian air bersih serta obat-obatan darurat. Mengingat genangan air sudah memasuki masa kritis tujuh hari, tim di lapangan juga mulai mewaspadai munculnya penyakit kulit dan kutu air yang mulai menyerang warga. Kehadiran relawan di tengah malam pun menjadi sangat vital bagi warga yang membutuhkan bantuan medis mendadak atau evakuasi susulan saat debit air kembali meningkat secara fluktuatif akibat luapan Sungai Cibeet dan Citarum.

ADVERTISEMENT

Koordinator lapangan FPI Karawang menegaskan bahwa instruksi dari organisasi sangat jelas, yakni tidak akan meninggalkan warga Karangligar sebelum kondisi benar-benar pulih dan air surut sepenuhnya. "Sudah satu minggu kami di sini dan kami belum akan pulang. Lelahnya relawan tidak sebanding dengan penderitaan warga yang rumahnya terendam sepekan ini. Selama umat masih membutuhkan pertolongan, terutama di jam-jam sulit seperti malam hari, Insha Allah relawan FPI akan selalu ada untuk mendampingi," tegas Abu Izhar salah satu personel di lokasi bencana sekaligus penanggung jawab di lokasi. Komitmen ini menjadikan FPI Karawang sebagai salah satu pilar utama dalam penanggulangan bencana di wilayah Karangligar yang tahun demi tahun selalu menjadi langganan banjir terparah.

ADVERTISEMENT

Seiring dengan masuknya bencana ke minggu kedua, FPI Karawang terus mengajak para dermawan dan masyarakat luas untuk saling bahu-membahu dalam menyalurkan bantuan. Kebutuhan mendesak saat ini meliputi obat-obatan, vitamin, perlengkapan bayi, serta pakaian bersih. Seluruh bantuan akan disalurkan secara langsung oleh para relawan melalui posko-posko kemanusiaan FPI yang telah berdiri sejak hari pertama musibah terjadi. Sinergi dan kepedulian bersama diharapkan dapat meringankan beban warga Karangligar yang hingga saat ini masih terus berjuang melawan kepungan banjir.

ADVERTISEMENT
Komentar (0)

Belum ada komentar. Berikan pendapat Anda!

ADVERTISEMENT
Tulis Komentar