Seputarkarawang.com - Karawang, Karawang – Momentum Natal dan Tahun Baru (NATARU) yang biasanya menjadi masa panen penumpang justru meninggalkan duka bagi para pengusaha bus di Terminal Klari, Kabupaten Karawang. Salah satunya dirasakan oleh Pak Anton, pemilik PO Bus New Santika, yang mengeluhkan penurunan jumlah penumpang hingga 40 persen.
Menurut Pak Anton, sepinya terminal bukan semata karena minat masyarakat menurun, melainkan akibat maraknya terminal bayangan di berbagai wilayah Karawang. Kondisi ini membuat calon penumpang enggan datang ke Terminal Klari dan memilih naik dari titik-titik tidak resmi.
“Terminal bayangan ini sangat merugikan kami. Penumpang tidak mau masuk terminal, padahal semua fasilitas resmi ada di sini,†ujar Pak Anton dengan nada prihatin.
Selain merugikan pengusaha bus, keberadaan terminal bayangan juga dinilai berpotensi menimbulkan kemacetan di sejumlah ruas jalan serta mematikan roda ekonomi di sekitar Terminal Klari. Para pedagang kecil yang menggantungkan hidup dari aktivitas terminal kini ikut terdampak karena sepinya pembeli.
Pak Anton bersama sejumlah pemilik PO bus lainnya berharap ketegasan pemerintah daerah, khususnya dinas terkait, untuk menertibkan terminal bayangan dan memberikan solusi konkret demi menyelamatkan Terminal Klari sebagai pusat transportasi resmi.
“Ini bukan hanya soal bisnis bus, tapi juga soal nasib warga kecil yang mencari nafkah di terminal,†tegasnya.