Seputarkarawang.com - Karawang, Aksi kriminalitas jalanan kembali meresahkan warga Kabupaten Karawang. Seorang pedagang kelontong di Dusun Warudoyong Selatan, Desa Rengasdengklok Selatan, menjadi korban perampokan nasabah bank dengan kerugian mencapai Rp67,5 juta. Insiden nahas ini terjadi pada Minggu (15/3/2026), sesaat setelah korban melakukan penarikan tunai dalam jumlah besar. Berdasarkan rekaman CCTV, para pelaku yang berjumlah empat orang tampak sangat terlatih saat menggasak tas berisi uang dari dalam bagasi motor korban hanya dalam hitungan detik.
Modus operandi yang digunakan para pelaku diduga kuat adalah dengan mengintai atau membuntuti korban sejak keluar dari kantor cabang bank di wilayah Rengasdengklok. Setibanya di halaman toko sembako milik korban, para pelaku yang berboncengan menggunakan dua unit sepeda motor langsung mengeksekusi aksinya dengan tenang tanpa memancing kecurigaan warga sekitar. Setelah berhasil membobol jok motor dan menguasai uang puluhan juta rupiah tersebut, komplotan spesialis pecah kaca dan rampok nasabah ini langsung melarikan diri ke arah jalan raya utama.
Pihak Kepolisian Resor (Polres) Karawang melalui Kasi Humas, Ipda Cep Wildan, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi dan sedang melakukan penyelidikan intensif. Tim penyidik telah melakukan olah TKP, mengamankan bukti rekaman kamera pengawas, serta memeriksa sejumlah saksi kunci guna mengidentifikasi identitas para pelaku. Polisi menduga kuat bahwa kelompok ini merupakan jaringan profesional yang kerap menyasar masyarakat yang membawa uang tunai dalam jumlah besar tanpa pengamanan ketat di wilayah hukum Polres Karawang.
Menanggapi maraknya fenomena kriminalitas di Karawang, Ipda Cep Wildan mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan tidak meremehkan prosedur keamanan saat membawa aset berharga. Masyarakat sangat disarankan untuk tidak menyimpan uang tunai di dalam kendaraan, baik di bagasi motor maupun kabin mobil, karena sangat rentan menjadi target pencurian. Selain itu, kepolisian menawarkan layanan pengawalan gratis bagi nasabah yang melakukan transaksi tunai skala besar demi menjamin keamanan dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.