BERITA

Karawang Siap Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah, Solusi Atasi 1.200 Ton Limbah di TPA Jalupang

Redaksi - Agus Iman Gunawan
11 Apr 2026 2 Menit Baca
Foto: Ilustrasi

Seputarkarawang.com - Karawang, Pemerintah Kabupaten Karawang secara resmi menyatakan kesiapannya untuk mendukung pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Langkah strategis ini diambil menyusul tingginya urgensi penanganan limbah domestik di Karawang yang kini volumenya telah menembus angka 1.200 ton per hari. Proyek infrastruktur hijau ini akan dipusatkan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jalupang, Desa Wancimekar, yang diproyeksikan menjadi pusat transformasi limbah menjadi sumber energi baru terbarukan (EBT).

ADVERTISEMENT

Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menegaskan bahwa tingginya timbulan sampah harian menjadi faktor krusial bagi pemerintah pusat dalam menetapkan Karawang sebagai titik prioritas nasional. Meski masih menunggu keputusan final, Pemkab Karawang memilih bergerak cepat dengan mendorong pengelolaan sampah mandiri daripada bergabung dengan skema regional. Keputusan ini diambil demi efisiensi logistik, mengingat jarak tempuh menuju TPA regional dinilai tidak efektif bagi mobilitas armada pengangkut sampah lokal.

ADVERTISEMENT

Persiapan infrastruktur pendukung di kawasan TPA Jalupang saat ini telah menunjukkan progres yang signifikan guna menyambut investor dan pelaksana proyek. Pemkab Karawang telah menuntaskan pembangunan aksesibilitas vital, termasuk jembatan dan pengerasan jalan utama di sekitar lokasi. Aep menjelaskan bahwa pematangan lahan sedang berjalan secara intensif sehingga saat proses konstruksi dimulai, seluruh sarana dasar sudah siap digunakan tanpa hambatan teknis yang berarti di lapangan.

ADVERTISEMENT

Selain pembenahan di titik lokasi, aspek mobilitas armada sampah menjadi perhatian utama dalam rencana kerja tahun anggaran 2026. Pemerintah daerah telah menjadwalkan pelebaran akses jalan menuju kawasan Jalupang untuk memfasilitasi kendaraan bertonase besar dan arus logistik proyek yang diperkirakan memakan waktu pembangunan sekitar 18 hingga 24 bulan. Skema pembiayaan kolaboratif antara pemerintah pusat dan APBD daerah juga terus dimatangkan agar proyek ini memiliki fondasi finansial yang kuat.

ADVERTISEMENT

Implementasi teknologi PSEL ini diharapkan menjadi jawaban permanen atas permasalahan tumpukan sampah yang selama ini membebani kapasitas TPA Jalupang. Dengan mengubah residu sampah menjadi energi listrik, Karawang tidak hanya mengatasi krisis lingkungan dan polusi udara, tetapi juga berkontribusi pada kemandirian energi nasional. Langkah ini merupakan bentuk nyata komitmen regulasi daerah yang bertujuan memberikan dampak ekonomi serta kesehatan lingkungan bagi warga sekitar secara jangka panjang.

ADVERTISEMENT

Kehadiran PSEL ini diharapkan menjadi standar baru manajemen limbah modern di Jawa Barat, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi masyarakat Karawang. Bagaimana menurut Anda, apakah pengolahan sampah menjadi listrik ini adalah solusi yang sudah tepat untuk Karawang? Tuliskan pendapat Anda di kolom komentar dan jangan lupa bagikan kabar gembira ini ke grup WhatsApp warga agar semakin banyak yang peduli terhadap kebersihan lingkungan kita!

Komentar (0)

Belum ada komentar. Berikan pendapat Anda!

ADVERTISEMENT
Tulis Komentar