BERITA

Jelang Ramadan, Bupati Karawang dan Forkopimda Turun ke Pasar Pantau Harga Sembako

Redaksi - Admin
19 Feb 2026 2 分钟阅读
Foto: Istimewa

Seputarkarawang.com - Karawang, Aep Syaepuloh bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karawang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang bulan suci Ramadan.

ADVERTISEMENT

Sidak dilakukan di dua titik utama, yakni Pasar Johar dan Pasar Baru Karawang. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Karawang, jajaran TNI-Polri, termasuk Kodim 0604/Karawang serta Polres Karawang.

ADVERTISEMENT

Dalam peninjauan tersebut, rombongan memantau langsung harga sejumlah komoditas utama seperti beras, cabai merah, cabai rawit, bawang putih, bawang merah, daging sapi, hingga daging ayam. Selain memeriksa harga di lapangan, pemerintah daerah juga mengecek ketersediaan stok dan kelancaran distribusi dari distributor ke pedagang.

ADVERTISEMENT

Bupati Karawang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang Ramadan akibat meningkatnya permintaan masyarakat.

ADVERTISEMENT

“Berdasarkan hasil pemantauan hari ini, secara umum harga masih dalam kondisi relatif stabil. Memang ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, tetapi masih dalam batas yang wajar dan terkendali,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Karawang akan terus melakukan monitoring secara berkala serta berkoordinasi dengan dinas terkait guna menjaga kestabilan harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman selama Ramadan.

Pemkab juga mengingatkan para pedagang agar tidak melakukan penimbunan barang maupun menaikkan harga secara tidak wajar. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga daya beli masyarakat serta menciptakan situasi pasar yang kondusif.

Dengan adanya sidak tersebut, diharapkan masyarakat Karawang dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa dibayangi kekhawatiran terhadap kenaikan harga kebutuhan pokok.

ADVERTISEMENT
Komentar (0)

Belum ada komentar. Berikan pendapat Anda!

ADVERTISEMENT
Tulis Komentar