Seputarkarawang.com - Karawang, KARAWANG – Ketegangan geopolitik yang kembali memanas di kawasan Timur Tengah mulai berdampak pada sektor perjalanan religi di tanah air. Sejumlah biro perjalanan (travel) Umrah di Karawang, Jawa Barat, resmi membatalkan paket perjalanan yang menggunakan rute transit di negara-negara Timur Tengah demi menjamin keselamatan jemaah.
Keamanan Jemaah Jadi Prioritas Utama
Koordinator Travel Ash-Shiddiq Tour Karawang, Aep Saepudin, menjelaskan bahwa penyesuaian rute ini diambil menyusul situasi keamanan yang dinilai belum kondusif untuk penerbangan sipil di wilayah konflik tersebut.
"Penerbangan yang bersifat direct atau langsung menuju Arab Saudi sebenarnya masih berjalan normal. Namun, untuk paket Umrah Plus yang biasanya transit di negara-negara Timur Tengah, terpaksa kami batalkan karena alasan keamanan," ungkap Aep saat ditemui di Karawang, Selasa (3/3/2026).
China Jadi Jalur Alternatif Paling Aman
Menyikapi kendala ini, pihak Asidik Karawang bergerak cepat memberikan opsi lain. Sebagai ganti transit di kawasan bergejolak, pihak travel mengalihkan rute transit melalui China. Jalur ini dinilai lebih stabil dan aman bagi para jemaah tanpa mengurangi kualitas layanan.
Meski ada perubahan rute, antusiasme masyarakat Karawang untuk beribadah ke Tanah Suci tidak surut. Tercatat, sebanyak 400 jemaah dijadwalkan akan berangkat pada 24 Maret 2026 mendatang melalui kombinasi penerbangan langsung dan rute transit non-Timur Tengah.
Imbauan Bagi Calon Jemaah
Pihak travel terus melakukan koordinasi intensif dengan maskapai penerbangan dan otoritas terkait guna memastikan jadwal keberangkatan tetap sesuai rencana.
"Keselamatan adalah prioritas utama kami. Kami mengimbau para calon jemaah untuk tetap tenang dan selalu merujuk pada informasi resmi dari pihak travel," tambah Aep.