์†๋ณด
โ€ข โšฝ ํŠน๋ณ„ ์„œ๋ถ€ ์ž๋ฐ” ๋ฆฌ๊ทธ 2026 PSSI Karawang Regency ๊ณต์‹ ์ข…๋ฃŒ, ์ˆ˜๋ฐฑ ๋ช…์˜ Karawang ์ Š์€ ์ธ์žฌ๋“ค์ด ์ž์‹ ์˜ ๋Šฅ๋ ฅ์„ ๋ฝ๋‚ด๋‹ค โ€ข Bengle ์ฃผ๋ฏผ๋“ค์€ 2026 Karawang ๋งˆ์„ ์„ ๊ฑฐ๋ฅผ ์•ž๋‘๊ณ  ํ™์ˆ˜ ๋ฐ ๊ณต๊ณต ์‹œ์„ค ๋ฌธ์ œ๋ฅผ ๊ฐ•์กฐํ•ฉ๋‹ˆ๋‹ค. โ€ข ์นด๋ผ์™• ๋ฐ€๋ ˆ๋‹ˆ์–ผ ๋†๋ฏผ, ์Šค๋งˆํŠธ ๋ฉœ๋ก  ๋†์—… ๊ฐœ๋ฐœํ•ด ์„ ๋„์  ์ˆ˜์ถœ์ƒํ’ˆ์œผ๋กœ ๋„์•ฝ โ€ข ์ •๋‹นํ•œ! Bilal Akbar๊ฐ€ FMI Karawang์˜ ์ตœ์‹  ํšŒ์žฅ์œผ๋กœ ์„ ์ถœ๋˜์—ˆ์Šต๋‹ˆ๋‹ค. โ€ข ์ •๋‹นํ•œ! FMI Karawang ์ „ ํšŒ์žฅ, Febry Ramadhan, PD FMI West Java ํšŒ์žฅ์œผ๋กœ ๊ณต์‹ ์„ ์ถœ โ€ข โšฝ ํŠน๋ณ„ ์„œ๋ถ€ ์ž๋ฐ” ๋ฆฌ๊ทธ 2026 PSSI Karawang Regency ๊ณต์‹ ์ข…๋ฃŒ, ์ˆ˜๋ฐฑ ๋ช…์˜ Karawang ์ Š์€ ์ธ์žฌ๋“ค์ด ์ž์‹ ์˜ ๋Šฅ๋ ฅ์„ ๋ฝ๋‚ด๋‹ค โ€ข Bengle ์ฃผ๋ฏผ๋“ค์€ 2026 Karawang ๋งˆ์„ ์„ ๊ฑฐ๋ฅผ ์•ž๋‘๊ณ  ํ™์ˆ˜ ๋ฐ ๊ณต๊ณต ์‹œ์„ค ๋ฌธ์ œ๋ฅผ ๊ฐ•์กฐํ•ฉ๋‹ˆ๋‹ค. โ€ข ์นด๋ผ์™• ๋ฐ€๋ ˆ๋‹ˆ์–ผ ๋†๋ฏผ, ์Šค๋งˆํŠธ ๋ฉœ๋ก  ๋†์—… ๊ฐœ๋ฐœํ•ด ์„ ๋„์  ์ˆ˜์ถœ์ƒํ’ˆ์œผ๋กœ ๋„์•ฝ โ€ข ์ •๋‹นํ•œ! Bilal Akbar๊ฐ€ FMI Karawang์˜ ์ตœ์‹  ํšŒ์žฅ์œผ๋กœ ์„ ์ถœ๋˜์—ˆ์Šต๋‹ˆ๋‹ค. โ€ข ์ •๋‹นํ•œ! FMI Karawang ์ „ ํšŒ์žฅ, Febry Ramadhan, PD FMI West Java ํšŒ์žฅ์œผ๋กœ ๊ณต์‹ ์„ ์ถœ
BERITA

Polemik Bekas Tiang Reklame di Karawang: Estetika Trotoar Terabaikan Pasca-Pembongkaran

Redaksi - Admin
09 Mar 2026 โ€ข 2 ๋ถ„ ์ฝ๊ธฐ
Foto: Doc seputarkarawang.com

Seputarkarawang.com - Karawang, Pasca-viralnya kasus tiang reklame yang sempat menutup akses jalur disabilitas di depan Mal Mega Mall (MGM) Karawang, kini muncul persoalan baru yang tak kalah memprihatinkan. Meskipun tiang reklame tersebut telah dibongkar, sisa-sisa pekerjaan konstruksi masih tertinggal dan merusak estetika trotoar. Bekas bongkaran yang berupa sisa cor dan permukaan beton yang tidak rata kini menjadi sorotan tajam masyarakat, terutama karena fasilitas publik yang dibangun menggunakan anggaran pemerintah terkesan dibiarkan terbengkalai.

ADVERTISEMENT

Kondisi trotoar di Jalan Ahmad Yani ini memantik kritik dari berbagai pihak, mengingat fungsi utamanya sebagai ruang pedestrian yang nyaman dan aman. Praktisi hukum Karawang, Asep Agustian, sebelumnya telah melayangkan protes keras terkait pemasangan reklame di jalur guiding block tersebut. Menurutnya, tindakan tersebut tidak hanya mengabaikan fungsi hakiki fasilitas publik, tetapi juga menunjukkan lemahnya pengawasan terhadap etika tata ruang kota. Ia menekankan perlunya transparansi mengenai izin pemasangan reklame yang berani "merampas" hak penyandang disabilitas di ruang publik.

ADVERTISEMENT

Menanggapi carut-marutnya regulasi di lapangan, instansi terkait di Pemkab Karawang tampak saling lempar kewenangan. Bapenda Karawang menegaskan hanya berfokus pada pajak reklame, sementara DPMPTSP menyatakan masih melakukan verifikasi data perizinan. Di sisi lain, Dinas PUPR selaku otoritas teknis trotoar belum memberikan tanggapan resmi. Satpol PP Karawang, sebagai penegak Perda, mengklaim tengah melacak pemilik reklame tersebut untuk diminta bertanggung jawab merapikan kembali lokasi bekas pemasangan tiang.

ADVERTISEMENT

Masyarakat kini menagih komitmen nyata pemerintah untuk segera memulihkan fungsi dan estetika trotoar tersebut. Pembiaran terhadap sisa bongkaran ini bukan sekadar masalah visual, melainkan cermin dari lemahnya koordinasi antarinstansi dalam menjaga aset publik. Diharapkan, pihak terkait segera mengambil langkah tegas—baik dalam merapikan fasilitas maupun memastikan aturan perizinan ke depan—agar kepentingan publik tidak lagi dikorbankan demi kepentingan komersial yang tidak beretika.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Berikan pendapat Anda!

ADVERTISEMENT
Tulis Komentar

Mungkin Anda Suka