أحدث الأخبار
• ⚽ تنتهي رسميًا بطولة West Java League الخاصة 2026 PSSI Karawang Regency، ويظهر المئات من المواهب الشابة في Karawang قدراتهم • سكان بينغل يسلطون الضوء على قضايا الفيضانات والمرافق العامة قبل انتخابات قرية كاراوانغ لعام 2026 • مزارعو جيل الألفية في كاراوانغ يطورون زراعة البطيخ الذكية، بهدف أن يصبحوا سلعة تصدير رائدة • شرعي! انتخاب بلال أكبر رئيسًا جديدًا لـ FMI Karawang • شرعي! تم انتخاب الرئيس السابق لـ FMI Karawang، فبراير رمضان، رسميًا رئيسًا لـ PD FMI West Java • ⚽ تنتهي رسميًا بطولة West Java League الخاصة 2026 PSSI Karawang Regency، ويظهر المئات من المواهب الشابة في Karawang قدراتهم • سكان بينغل يسلطون الضوء على قضايا الفيضانات والمرافق العامة قبل انتخابات قرية كاراوانغ لعام 2026 • مزارعو جيل الألفية في كاراوانغ يطورون زراعة البطيخ الذكية، بهدف أن يصبحوا سلعة تصدير رائدة • شرعي! انتخاب بلال أكبر رئيسًا جديدًا لـ FMI Karawang • شرعي! تم انتخاب الرئيس السابق لـ FMI Karawang، فبراير رمضان، رسميًا رئيسًا لـ PD FMI West Java
BERITA

Mandiri Tanpa Anggaran, 1000 Santri Karawang Gelar Khotmil Qur’an dan Istighosah di Masjid Al ‘Amal

Redaksi - Admin
09 Mar 2026 2 دقائق للقراءة
Foto: Dok narasumber

Seputarkarawang.com - Karawang, Di tengah ketergantungan banyak pihak pada dukungan anggaran formal, kalangan pesantren di Karawang membuktikan kemandirian luar biasa melalui acara Khotmil Qur’an 1000 Santri, Tawasul, dan Istighosah pada Minggu (8/3/2026). Bertempat di Masjid Al ‘Amal, kompleks Pemda Karawang, kegiatan bertajuk “Pesantren Bersatu, Karawang Maju” ini berlangsung khidmat tanpa sokongan dana dari pihak luar maupun sponsor besar. Agenda spiritual ini menjadi momentum penting yang menyatukan para pengasuh pondok pesantren, ribuan santri, hingga masyarakat umum dalam satu barisan doa untuk kemajuan daerah.

ADVERTISEMENT

Acara yang digelar di jantung pemerintahan Karawang ini mengedepankan nilai gotong royong dan keikhlasan sebagai modal utama. Rangkaian kegiatan dimulai dengan prosesi khataman Al-Qur’an serentak oleh 1000 santri hafiz, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi tawasul dan doa kolektif melalui istighosah. Sebagai penutup yang mempererat tali silaturahmi di bulan suci, seluruh jemaah melaksanakan buka puasa bersama dan shalat tarawih berjamaah, menciptakan atmosfer religius yang kental di lingkungan pusat kota.

ADVERTISEMENT
Foto: Dok Narasumber

Ketua Pelaksana, KH. Muhammad Endang Suratno Wibowo, M.Ed, menegaskan bahwa keberhasilan acara ini merupakan manifestasi nyata dari kekuatan internal pesantren yang tidak melulu diukur dari materi. Menurutnya, kekompakan para penggerak pesantren dan kontribusi swadaya dari masyarakat adalah energi utama yang mampu mewujudkan majelis Al-Qur'an berskala besar. "Inilah bukti bahwa saat pesantren bersatu, kebersamaan dan doa mampu menghadirkan keberkahan bagi masa depan Karawang meskipun dengan sumber daya yang terbatas," ungkapnya dengan penuh syukur.

ADVERTISEMENT

Secara sosiologis, gerakan ini mengirimkan pesan kuat mengenai peran strategis lembaga pendidikan Islam tradisional dalam menggerakkan massa dan menjaga stabilitas sosial. Fenomena ini membuktikan bahwa persatuan pesantren bukan sekadar wacana retoris, melainkan aksi nyata yang mampu melahirkan harapan baru bagi kemajuan daerah. Dengan semangat kemandirian ini, pesantren di Karawang memposisikan diri sebagai pilar utama dalam pembangunan moral dan spiritual masyarakat, sekaligus menjadi teladan dalam tradisi gotong royong yang kian langka di era modern.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Berikan pendapat Anda!

ADVERTISEMENT
Tulis Komentar