Seputarkarawang.com - Karawang, Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Serikat Pekerja (ASPEK) Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), bersiap menggelar aksi demonstrasi di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang, Senin, 22 Desember 2025. Sejak pukul 10.00 WIB, massa mulai berkumpul di titik-titik koordinasi untuk bersiap menuju lokasi aksi. Demonstrasi ini dijadwalkan dimulai pukul 13.00 WIB, sembari menunggu bergabungnya ratusan peserta aksi lainnya dari berbagai wilayah di Kabupaten Karawang yang terus berdatangan.
Sekretaris Umum ASPEK KASBI, Jakariah alias Bang Jek (51), dipastikan menjadi salah satu orator utama dalam aksi tersebut. Ia menegaskan bahwa pengerahan massa dilakukan sebagai bentuk kekecewaan atas negosiasi yang dinilai alot dan belum menemui titik temu dengan Pemerintah Kabupaten Karawang terkait hak-hak dasar pekerja.
Menurut Bang Jek, permasalahan utama dalam perselisihan ini terletak pada usulan kenaikan upah buruh tahun 2026 yang hingga kini masih diperdebatkan. Dalam pertemuan dengan Bupati Karawang pada 19 Desember 2025 lalu, pemerintah daerah mengusulkan kenaikan upah sebesar 0,5 persen, sementara ASPEK KASBI bersikukuh menuntut kenaikan sebesar 0,9 persen. Perbedaan angka yang signifikan ini memicu kemarahan para pekerja yang merasa usulan pemerintah tidak mencukupi kebutuhan riil masyarakat.
“Kami akan terus mendesak agar Bupati Karawang merekomendasikan kenaikan 0,9 persen. Rekomendasi itu sangat penting agar bisa dilanjutkan ke tahap berikutnya dan disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat,†tegas Bang Jek di sela-sela persiapan aksi.
ASPEK KASBI menilai angka 0,9 persen jauh lebih realistis dan berpihak pada kesejahteraan buruh di tengah meningkatnya harga berbagai kebutuhan hidup. Aksi turun ke jalan ini dipandang sebagai bentuk tekanan politik dan sosial yang diperlukan agar aspirasi pekerja benar-benar diperjuangkan dan didengar oleh pemerintah daerah. Para buruh berharap Bupati memiliki keberpihakan yang nyata terhadap nasib pekerja di Karawang.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Disnakertrans Karawang belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan yang akan disampaikan dalam aksi tersebut, sementara pengamanan di sekitar lokasi mulai diperketat oleh pihak berwenang.