أحدث الأخبار
• شرطة سوكاتاني تعتقل ثلاثة لصوص ساديين مسلحين بالمناجل ويختبئون في منزل مستأجر في كاراوانغ • تمت الترقية رسميًا إلى الحالة! تتحول شرطة كاراوانغ إلى شرطة، ويصبح المفوض ماريو براهاتينتو أول رئيس للشرطة • فقاعات غامضة في Muara Ciparage Karawang: PHE ONWJ تضمن سلامة خط أنابيب الغاز • جاذبية كاراوانغ: دخل 150 ألف روبية إندونيسية يوميًا يؤدي إلى تحضر المشردين والمتسولين • مبدع! سكان غرب جومين يحولون النفايات البلاستيكية إلى كتل رصف بفضل UBP Karawang KKN • شرطة سوكاتاني تعتقل ثلاثة لصوص ساديين مسلحين بالمناجل ويختبئون في منزل مستأجر في كاراوانغ • تمت الترقية رسميًا إلى الحالة! تتحول شرطة كاراوانغ إلى شرطة، ويصبح المفوض ماريو براهاتينتو أول رئيس للشرطة • فقاعات غامضة في Muara Ciparage Karawang: PHE ONWJ تضمن سلامة خط أنابيب الغاز • جاذبية كاراوانغ: دخل 150 ألف روبية إندونيسية يوميًا يؤدي إلى تحضر المشردين والمتسولين • مبدع! سكان غرب جومين يحولون النفايات البلاستيكية إلى كتل رصف بفضل UBP Karawang KKN
BERITA

Dilema Rengasdengklok: Karsim Tuntut Solusi 'Manusiawi' di Tengah Keluhan Macet Akibat PKL Liar

Redaksi - Admin
23 Oct 2025 2 دقائق للقراءة
Foto: Istimewa

Seputarkarawang.com - Karawang, Kawasan bekas Pasar Rengasdengklok saat ini berada dalam konflik antara tuntutan ketertiban umum dan nasib pedagang kecil. Anggota DPRD Karawang Dapil II, Karsim, mendesak Satpol PP agar menghentikan penertiban semata, dan menuntut Pemerintah Kabupaten Karawang menghadirkan solusi relokasi yang "layak dan manusiawi."

ADVERTISEMENT

Menurut Karsim, kondisi pasar di Rengasdengklok sudah mencapai titik kritis. Penjualan liar oleh Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menjamur di trotoar dan bahu jalan telah mengubah pusat ekonomi Karawang Utara itu menjadi kawasan yang kumuh dan memicu kemacetan parah setiap hari, terutama di area Pasar Lama dan portal irigasi menuju Sungai Buntu.

ADVERTISEMENT

"Ini bukan soal anti-pedagang. Tapi ketertiban umum harus diutamakan. Pemerintah harus hadir mengatur, bukan membiarkan mereka menggelar lapak di jalan umum, yang pada akhirnya merugikan pedagang resmi di dalam pasar," ujar Karsim pada Senin (20/10/2025).

ADVERTISEMENT

Karsim menekankan bahwa pemerintah tidak boleh lepas tangan. Ia menantang Camat Rengasdengklok dan dinas terkait untuk menyiapkan tempat yang beradab bagi para PKL.

ADVERTISEMENT

“Jangan asal gusur. Kalau mau tertibkan PKL, siapkan juga tempat relokasi yang layak. Kasih pembinaan, arahkan ke lokasi yang benar. Ini adalah kebijakan yang memanusiakan warga,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

Selain itu, Karsim mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) Karawang untuk segera bertindak preventif, yaitu dengan memasang rambu-rambu dan lampu merah di titik-titik rawan macet demi keselamatan publik, sebelum jatuhnya korban menjadi sebuah keharusan untuk bergerak.

ADVERTISEMENT
Komentar (0)

Belum ada komentar. Berikan pendapat Anda!

ADVERTISEMENT
Tulis Komentar