أحدث الأخبار
• ⚽ تنتهي رسميًا بطولة West Java League الخاصة 2026 PSSI Karawang Regency، ويظهر المئات من المواهب الشابة في Karawang قدراتهم • سكان بينغل يسلطون الضوء على قضايا الفيضانات والمرافق العامة قبل انتخابات قرية كاراوانغ لعام 2026 • مزارعو جيل الألفية في كاراوانغ يطورون زراعة البطيخ الذكية، بهدف أن يصبحوا سلعة تصدير رائدة • شرعي! انتخاب بلال أكبر رئيسًا جديدًا لـ FMI Karawang • شرعي! تم انتخاب الرئيس السابق لـ FMI Karawang، فبراير رمضان، رسميًا رئيسًا لـ PD FMI West Java • ⚽ تنتهي رسميًا بطولة West Java League الخاصة 2026 PSSI Karawang Regency، ويظهر المئات من المواهب الشابة في Karawang قدراتهم • سكان بينغل يسلطون الضوء على قضايا الفيضانات والمرافق العامة قبل انتخابات قرية كاراوانغ لعام 2026 • مزارعو جيل الألفية في كاراوانغ يطورون زراعة البطيخ الذكية، بهدف أن يصبحوا سلعة تصدير رائدة • شرعي! انتخاب بلال أكبر رئيسًا جديدًا لـ FMI Karawang • شرعي! تم انتخاب الرئيس السابق لـ FMI Karawang، فبراير رمضان، رسميًا رئيسًا لـ PD FMI West Java
BERITA

Bupati Aep Larang ASN Karawang WFA! MPP Cikampek Meledak, Pelayanan Publik 'Gas Pol' Selama Mudik

Redaksi - Febry Ramadhan
18 Mar 2026 2 دقائق للقراءة
Foto: istimewa

Seputarkarawang.com - Karawang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab Karawang) mengambil langkah berani terkait kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di tengah libur nasional dan arus mudik Lebaran 1447 H. Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menegaskan bahwa kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diberlakukan pemerintah pusat tidak akan diterapkan secara menyeluruh di lingkup Pemkab Karawang. Langkah ini diambil demi menjamin pelayanan publik tetap optimal bagi masyarakat lokal maupun pemudik yang melintas.

ADVERTISEMENT

Bupati Aep menyampaikan bahwa posisi strategis Karawang sebagai titik sentral arus mudik menjadi alasan utama kebijakan ini. Menurutnya, kehadiran fisik ASN di kantor pelayanan jauh lebih krusial dibandingkan bekerja secara daring, terutama saat kebutuhan administrasi warga sedang mengalami lonjakan drastis.

ADVERTISEMENT

"Kalau kita WFA itu sebetulnya untuk hari Senin sampai Selasa, tapi saya melihat situasi ini kondisional. Di Karawang, pelayanan kepada masyarakat tetap harus berjalan dan tidak boleh kendor," tegas Aep Syaepuloh, Senin (16/3/2026)

ADVERTISEMENT

Fenomena menarik terjadi di Mall Pelayanan Publik (MPP) Cikampek, di mana jumlah pengunjung justru "meledak" menjelang libur panjang. Banyak masyarakat yang berbondong-bondong mengurus dokumen kependudukan seperti KTP dan Kartu Keluarga (KK). Hal inilah yang mendasari Bupati untuk tetap mengoperasikan layanan secara luring penuh.

ADVERTISEMENT

"Tadi kami mendapatkan laporan dari MPP Cikampek, malah meledak. Ada masyarakat yang mengurus KTP dan KK. Ini artinya pelayanan tidak bisa berhenti hanya karena ada opsi WFA," tambah Bupati Aep.

ADVERTISEMENT

Dengan instruksi ini, seluruh ASN di Kabupaten Karawang diminta tetap berada di garda terdepan sebagai pelayan publik. Bupati menjamin bahwa roda birokrasi di wilayahnya akan tetap berputar normal guna memfasilitasi kebutuhan mendesak masyarakat di tengah momentum Idul Fitri 1447 H. Kebijakan "Anti-WFA" ini diharapkan menjadi standar profesionalitas kerja dalam menjaga kondusivitas pelayanan di jalur utama mudik nasional.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Berikan pendapat Anda!

ADVERTISEMENT
Tulis Komentar